RSS

Monthly Archives: June 2012

Sekadar Berdiri Bersama tanpa Ekspektasi

Dear lelakiku,
Mungkin kemarin aku telah mengelabuimu dengan menceritakan rencanaku untuk menyimpan rindu. Dan aku pikir kamu tahu itu hanya rencana belaka. Jalan pikir dan kerasionalanmu hantui aku.. Aku suka kamu menolak berjanji untuk bertahan..

Kamu tahu? Bayangan lekuk tubuhmu menghilang tadi pagi dari kolong kasurku.. Mungkin karena mereka mengikuti maumu, untuk menunggu..

Oh ya, perbannya pun telah aku lepas.. Karena terpurukku tantanganmu, dan semakin ku terpuruk semakin menggairahkan bukan?

Aku tunggu kamu mengecupku, tanpa ucapan dusta tentang cinta..

Dear manis,
Mungkin saya takkan membahas seberapa berartinya kamu, seberapa hebatnya saya menyayangimu atau sejauh mana saya mengumbar setia..

Saya hanya ingin mengingatkanmu beberapa hal..

Kelak, saya takkan repot-repot menjemputmu. Karena saat pertama bertemu saya tahu kamu begitu mandiri.. Saya hanya akan menyediakan senyum hangat saat kamu tiba di tempat kencan kita..

Kelak, saya takkan mengakhiri percakapan rutin dengan “I love you”.. Saya akan mengecup dahimu mesra saat matamu berbinar bercerita tentang rutinitas dan mimpimu..

Kelak, saya takkan berjanji kita bersama selamanya.. Saya hanya akan memelukmu dengan mantap saat nafasmu terengah karena beban di hati..

 
Leave a comment

Posted by on June 12, 2012 in Uncategorized

 

Kenalkan, lalu Lepaskan..

Pernah dengar tentang cinta tanpa rindu? Mungkin aku akan mencobanya.. Menginjakkan kaki di rumah lalu menyimpan hati dalam lemari.. Agar rindu tak mengikuti..

Tahu cinta tanpa nafsu? Semua bayang lekuk tubuhmu kuikat di kolong tempat tidur, agar tak ikut naik ke kasur..

Kenal cinta tanpa luka ? Mungkin kau harus ke rumahku.. Kan kukenalkan pada rasa yg kubalut tebal perban bahkan sebelum tercabik, lalu kukurung di tempat tersembunyi.. Sst jangan bocorkan letaknya, itu rahasia kita..

Nanti, setelah kau mengenal mereka semua, bersiaplah diseret oleh pengorbanan dan ketulusan untuk mencumbu ego..

Manis, kamu terlalu banyak berteori.. Sini, raih tangan saya, bangkit lalu dekap saya.. Cukup dekap saya.. Birahi saya mampu menunggu..

Tutup mulutmu, menarilah dengan senyum serta saya, jangan banyak tanya..

Terpurukmu itu tantangan saya.. Takkan ada janji untuk bertahan selamanya.. Dan itu akan lebih baik kan?

Lepaskan cinta itu, yang saya mau kita bernurani lewat tangan saling menggenggam, senyum menawan dan pandangan mata dalam-dalam..

 
Leave a comment

Posted by on June 11, 2012 in Uncategorized

 

Bergegas pulang

Semua mencinta hujan dengan aroma tanah atau senja dengan rona merah..
Aku juga.
Tapi kali ini aku memilih menggoda malam tak berbintang,
dipenuhi cahaya lampu kota yang cukup manis..

Semua berlari ke taman dengan romantika..
Aku ingin,
Tapi langkahku mundur menjauh dari suropati menuju halte megaria..

Mundur?
yang terbayang sebuah video coldplay tentang kehilangan, dan memaki waktu berdetak mundur..

Ah aku meracau..
Tapi tunggu,
Apakah kau lihat benang merahnya?

Aku ditemani malam tak berbintang di sebuah halte di ibu kota berusaha memaki waktu berdetak mundur..

Menelaah masa lalu, menggunting bagian kesalahan, hingga aku sempurna di masa kini..

Namun tiba-tiba seorang kakek menyeretku masuk ke dalam bus kota rapuh dengan kenek lusuh..

“Pulang nak, maju. Runutkan langkahmu dengan kuat.. Tak usah terlalu banyak pikir dan tenggelam dalam andai. Semua terjadi untuk membentuk pribadimu yang menawan, serta dewasa”

Ia tersenyum, aku mengedip..
Ia menghilang, aku tersentak..

Hanya khayalan..

Aku terbangun, masih di halte..

Tersenyum, dan bergegas pulang..

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2012 in Uncategorized

 

10 Mei 2012..

Dunia ini rimba sayang,
Pilihannya membunuh atau dibunuh..

Saat lo terlalu lemah untuk membunuh,
Jangan pernah mengancam
Kemudian mengayun senjata pelan

Karena perlahan,
Senjata itu akan menancap ke diri lo sendiri..

Saat lo terlalu lemah untuk membunuh,
Nikmati tiap detik saat tetes darah keluar,
Hingga mengalir lalu kering

 
Leave a comment

Posted by on June 9, 2012 in Uncategorized

 

Kamu berhak pergi
Dan aku bebas berlari
Ku meminta pada Tuhan, agar garis finish kita tak akan sama
Namun ku pastikan, aku tak pernah meminta karma

Bukan salahku
Bukan salahmu

Ini hanya “trial and error” yang selalu kita paksa untuk bertahan
Dan sayangnya, tanpa sadar kemudian saling menyakiti

Akan tiba waktunya,

aku hanya mampu mengenang kebaikanmu,

Menghapus benci dan kecewaku,

sembari memeluk erat dia, cinta sejatiku

 
Leave a comment

Posted by on June 8, 2012 in Uncategorized